Tumbuhan kopi ditemukan oleh seorang Sufi Ali Bin Omar dari Yaman. Ia
merebus kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya.
Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan
masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa
kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi,
pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia
tanaman minuman beraroma khas itu ditanam.
Secangkir kopi bagi
penggemarnya adalah sebuah awal dari segalanya. Bukan berlebihan atau
mengada-ada, tapi memang faktanya demikian. Dalam sehari mungkin
penggemar kopi bisa menghabiskan bergelas-gelas kopi, pagi, siang, sore,
dan malam hari.
Kurang nikmat atau bahkan kurang afdol rasanya
sebelum meneguk secangkir kopi sebelum memulai aktivitas kita. Sebagai
penggemar kopi, kita sering sekali mendengar banyak orang membicarakan
tentang efek negatif dari mengkonsumsi kafein yang ada dalam kandungan
kopi – koran, majalah, tabloid, dll. Tapi sebenarnya kalau ada sisi
negatif pasti ada juga dong sisi positif-nya?!!
Biar sama-sama tahu
dan tidak memojokkan para penggemar kopi, serta tidak membuat
orang-orang yang ingin sekali merasakan kenikmatan secangkir kopi
berpikir dua kali karena terlalu banyak efek negatif yang mereka dengar
sampai akhirnya takut untuk merasakan. Berikut ini beberapa manfaat yang
bisa dinikmati para penggemar kopi :
• Kafein yang terkandung
didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat
menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein tergolong jenis alkaloid yang
juga dikenal sebagai trimetilsantin. Selain pada kopi, kafein juga
banyak ditemukan dalam minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi
(energy drink), cokelat, maupun obat-obatan.
• Kafein membantu Anda
untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah mengkonsumsi kopi 15 menit atau
30 menit sebelum Anda melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan
presentasi pada atasan. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena
kafein yang terdapat pada kopi atau teh terbukti mampu memberikan
’sinyal’ pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas
mengolah memori pada otak.
• Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah
untuk meminum secangkir kopi hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi
cookies, cake coklat yang lezat, permen rasa buah atau sepotong roti
manis. Joe Vinson, PhD. dari University of Scranton menjelaskan bahwa
kafein yang terdapat dalam minuman ini ternyata sangat tangguh
memberantas bakteri penyebab gigi berlubang.
• Kafein mengurangi
derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein yang terdapat dalam
kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup menolong mengobati sakit
kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari Chicago’s Diamond Headache
Clinic. Penderita migrain dalam kategori ringan dapat disembuhkan dengan
secangkir kopi pekat atau secangkir black tea. Jadi, sebelum
mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit kepala Anda dengan
minuman berkafein.
• Kafein bisa melegakan napas penderita asma
dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan
dengan paru.
• Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa
melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein
membuat “bahan bakar” yang dipakai otot lebih lama.
• Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik.
• Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis).
•
Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat
merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga,
rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas Arizona
ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori
menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum
kopi tanpa kafein.
• Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA.
• Kafein juga melindungi jantung dan kanker.
•
Untuk mengurangi risiko pengidapan diabetes mulailah meminum kopi.
Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko rendah
terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi sama
sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan pada
80 ribu orang selama 18 tahun di AS.
• Parkinson jarang ditemukan
pada orang yang minum kopi secara teratur. Sebuah riset menyimpulkan
penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi tiga kali
lebih banyak daripada pria penikmat kopi.
• Minum kopi membuat sperma
“berenang” lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria. Hal ini
diumumkan para ilmuwan Brasil dalam pertemuan “American Society for
Reproductive Medicine” di San Antonio, dimana pembicaraan utama berkisar
pada efek obat-obatan terhadap kesuburan kaum adam.
Kopi merupakan
minuman yang cukup dikenal umat manusia. Tak seorangpun tak mengenal
kopi. Minuman ini sudah dikenal di mana-mana sejak ratusan tahun lalu.
Begitu terkenalnya kopi sampai timbul istilah coffe break atau "rehat
kopi" di setiap acara resmi seperti seminar, lokakarya, rapat, dll. Saat
itu para tamu atau peserta beristirahat sebentar untuk menikmati
kue-kue samnbil minum secangkir kopi atau teh. Sementara dalam kehidupan
sehari-hari, kopi seringkali dijadikan pendamping sarapan pagi.
Sekalipun
demikian mungkin jarang kita mengamati apa manfaat atau dampak negatif
kopi bagi kesehatan. Paling-paling yang kita tahu setelah minum kopi
badan terasa segar dan rasa kantuk hilang.
Menurut analisis
kedokteran, dalam kopi terdapat sejenis senyawa kimia xantin. Derivat
senyawa ini meliputi kafein, teofilin dan teobromin dalam coklat.
Kafein
ternyata dapat menimbulkan perangsangan terhadap susunan saraf pusat
(otak),sistem pernapasan, serta sistem pembuluh darah dan jantung. Sebab
itu tidak heran setiap minum kopi dalam jumlah wajar (1-3 cangkir),
tubuh kita terasa segar. bergairah, daya pikir lebih cepat, tidak mudah
lelah atau mengantuk. Dampak positif ini menyebabkan orang sulit
terlepas dari kebiasaan minum kopi.
Namun, sebenarnya manfaat di atas
tidak berlaku bagi seseorang yang pekerjaannya memerlikan ketelitian,
kerapian, serta ketetapan menghitung, seperti matematika, menggambar
atau melukis. Sebaliknya, minum kopi lebih tepat bagi orang yang belajar
ilmu-ilmu sosial atau menghapal. Minumlah sekitar setengah sampai satu
jam sebelum aktivitas belajar atau menghapal dimullai.
Kafein acap
kali juga dijadikan salah satu bahan pelengkap pada obat sakit kepala.
Pasalnya, kafein memiliki kemampuan mempersempit pembuluh darah ke otak
(vasokonstriksi) sehingga pelebaran pembuluh darah di daerah otak yang
menyebabkan penyakit kepala bisa ditanggulangi. Bahkan, senyawa xantin
dalam dosis rendah mampu merangsang susunan saraf yang sedang depresi,
misalnya akibat penyalahhgunaan narkoba atau kecanduan alkohol. Sehingga
muncul pendapat bahwa kafein dapat memperbaiki fungsi mental penderita
yang keracunan alkohol. Lebih jauh, kafein ternyata dapat menetralisasi
asam lemak dalam darah.
SAYANGNYA, kebiasaan minum kopi acap kali
memunculkan efek "kecanduan" baik secara psikologis maupun fisiologis.
Ciri umum ketergantungan kopi antara lain rasa letih atau lelah, tak
bersemangat dan mengantuk kalau seharian saja tidak minum kopi. Yang
wajar adalah mengkonsumsi kopi sebanyak 85-200 mg atau 1-3 cangkir kopi.
Namun, minum kopi diatas 250 mg sekaligus dapat menyebabkan gangguan
kesehatan, seperti jantung berdebar, gelisah, insomnia (sulit tidur),
gugup tremor (tangan bergetar), bahkan mual sampai muntah-muntah.
Minum
kopi juga bebahaya bagi penderitaan hipertensi (tekanan darah tinggi)
karena senyawa kafein bisa menyebabkan tekanan darah meningkat tajam.
Selain itu, kopi juga bisa meningkatkan aliran darah ke ginjal dengan
akibat produksi urin bertambah. Jadi, jangan heran kalau tak lama
sehabis mengkonsumsi kopi kandung kencing cepat penuh.
Minum kopi
terlalu banyak bisa pula mengurangi kesuburan wanita, apalagi kalau
dikombinasikan dengan alkohol. Bagi wanita usia menopouse, minum kopi
dalam jumlah banyak bisa menambah resiko kekeroposan tulang
(osteoporosis).
Dalam Reader's Digest edisi Desember 1994, yang
mengutip laporan penelitian yang di biayai The USA National Institute of
Child Health and Human Development dan The US Institute on Drug Abuse,
memberitakan bahwa wanita yang mengkonsumsi 300mg kafein setiap harinya
memiliki kesempatan 27 persen lebih rendah untuk hamil dibandingkan
dengan mereka yang terbebas darinya. Meski mekanismenya belum diketahui
pasti, sebuah hipotesis menyatakan, kemungkinan substansi ini dapat
menurunkan level hormon---semisal estrogen---hingga mempengaruhi
ovulasi.
Situasi lainnya diungkapkan oleh Physicians Commitee For
Responsible Medicine dalam Healthy Eating for Life to Prevent and Treat
Cancer. Walau kaitan antara kopi dan resiko terkena kanker belom jelas,
beberapa studi memperkirakan kemungkinan kopi mempengaruhi DNA dan
meningkatkan resiko terkena kanker kandung kemih dan ovarian. Selain
itu, minum kopi yang sangat panas dapat memberi efek kerusakan pada sel
dalam mulut dan kerongkongan, yang jika dilakukan berulang kali dapat
mencetuskan kanker pada bagian tersebut.
Demikian halnya laporan para
peneliti dari Harvard School of Public Health, sebagaimana dicatat
Balch dan Stengler dalam Prescription for Natural Cures. Walau
menyisakan tanda tanya ihwal kejadiannya, mereka menemukan, wanita yang
mengonsumsi 5-7 gr kafein per bulan (setara dengan dua cangkir kopi per
hari) memiliki kemungkinan dua kali lipat terkena endrometriosis
daripada yang tidak mengonsumsi kafein.
Masalah dampak kopi kasar
atau tidak disaring iini dipelajari oleh sejumlah peneliti di Belanda.
Mereka mengamati tingginya kadar homosistein dalam darah pecandu kopi.
Homosistein merupakan substansi yang terbentuk pada saat tubuh
mengeluarkan protein
Senin, 13 Mei 2013 -
SOSIAL
0
komentar
SOSIAL
0
komentar
Apa manfaat dan bahayanya, jika wanita sering mengkonsumsi kopi?
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar