Jumat, 22 Maret 2013 - 0 komentar

Parkir Jauh, Wisatawan Keraton Solo akan Lari

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik
Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik
Ribuan orang menunggu dikirabnya gunungan di Keraton Kasunann Surakarta Hadiningrat, Kamis (24/1).
Solo — Rencana pemindahan parkir bus pariwisata Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengundang perhatian banyak pihak. Pasalnya hal itu akan membuat wisatawan kabur. Sebab area parkir dipindah terlalu jauh, yaitu di Alun-alun Kidul (Alkid)
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Sudrajat menilai pemindahan area parkir harus dikaji secara matang.
“Masih perlu ada kajian. Kalau keraton ingin menjadikan pelayanan wisata ya kita harus mendekatkan parkir disana. Tentunya wisatawan tidak mau jauh-jauh datang ke keraton lokasi parkir cukup jauh dan harus jalan kaki.  Wisatawan tidak akan datang,” terangnya, Kamis (21/3).
Dijelaskan Yosca, masalah lahan parkir di kawasan cagar budaya tersebut harus dicarikan solusi bersama baik Pemkot maupun keraton sendiri. Prinsip yang dilakukan Pemkot, lanjutnya, adalah jemput bola memberikan lokasi parkir sedekat mungkin.
“Namun lahan parkir itu benar-benar dikelola dengan baik, tidak mengganggu, dan representatif. Mari kita carikan solusi,” ucapnya.
Sementara itu, Pangageng Parentah Pariwisata dan Museum Keraton Kasunanan Surakarta, Kanjeng Raden Mas Haryo (KRMH) Satriyo Hadinagoro, mengatakan penggunaan kawasan itu untuk parkir karena tidak ada opsi lahan lain.
“Mau gimana lagi. Terus terang memang di keraton tidak ada lahan parkir untuk bus pariwisata. Kami juga tidak mau mengingatkan para juru parkir, karena itu bukan wewenang kami,” katanya

0 komentar:

Posting Komentar